Friday, March 4, 2011

Inilah Surat dari FIFA Soal Ancaman Hukuman Untuk PSSI

Inilah Surat dari FIFA Soal Ancaman Hukuman Untuk PSSI - Sekretaris Jenderal Federasi Asosiasi Sepakbola Internasional (FIFA) menilai pemerintah mengintervensi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). FIFA mengingatkan kemungkinan Indonesia mendapatkan sanksi atas intervensi yang mengancam independensi PSSI itu.
Pemerintah melalui Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Andi Alifian Mallarangeng memberikan reaksi atas tidak lulusnya Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal George Toisutta dan pengusaha Arifin Panigoro dalam verifikasi bakal calon ketua umum dan/atau wakil ketua umum PSSI 2011-2015 yang dilakukan oleh Komite Pemilihan. Menegpora meminta agar keputusan Komite Pemilihan itu dikaji ulang.
Komite Banding yang diketuai Pro Tjipta Lesamana juga mengeluhkan banyaknya tekanan dan intimidasi terhadap tim yang dipimpinnya. Salah satu tekanannya, menurut Tjipta, ialah pemerintah beberapa kali menghimbau Komite Pemilihan, Komite Banding Pemilihan dan juga PSSI untuk memperbaiki keputusan mereka. "Kami juga mengetahui campur tangan pemerintah, terutama dari Menpora Andi Mallarangeng. Pada 21 Februari 2011 pemerintah meminta Komite Pemilihan segera memeriksa keputusannya (atas gagalnya Arifin Panigoro dan George Toisutta).

Berikut isi surat lengkap dari Sekjen FIFA Jerome Valcke berkode SG/tre/pco yang dikirimkan melalui email pada Kamis, 24 Februari 2011 kepada Sekjen PSSI Nugraha Besoes

Yth.Sekretaris Jenderal,
Kami beritahukan surat Saudara tanggal 22 Februari 2011 telah diterima, berkaitan dengan pernyataan kepada umum dari Menteri Olahraga Republik Indonesia tentang pemilihan Pengurus Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia yang akan datang.
Kami memahami dari pernyataan yang telah anda terjemahkan untuk kami bahwa Menteri Olahraga meminta Komite Pemilihan untuk mengubah beberapa keputusan yang telah ditetapkan terhadap beberapa orang calon yang akan ikut pada pemilihan yang akan datang. Selanjutnya Menteri nampaknya memperingatkan apabila dalam hal instruksi tidak dipatuhi, pemerintah dan komite olimpiade Indonesia akan mengambil tindakan terhadap PSSI.
Secara materi ancaman dalam pernyataan dari Menteri tersebut, jelas telah melanggar Statuta FIFA dan terlebih lagi khususnya Pasal 13 dan 17 yang menyatakan antara lain bahwa asosiasi sepakbola harus mengelola kegiatan-kegiatan mereka secara independen dan memastikan bahwa kegiatan-kegiatan mereka sendiri tidak dipengaruhi oleh pihak ketiga siapapun, sebagai tambahan pelanggaran terhadap kewajiban-kewajiban ini akan mengakibatkan dijatuhkannya sanksi. Oleh karena itu penting memberitahukan menteri tentang sikap FIFA dan kemungkinan konsekuensi yang akan diterima PSSI, apabila penguasa tetap kukuh pada intervensi mereka.
Ini menunjukkan bagaimana FIFA sangat menaruh perhatian terhadap kegiatan-kegiatan yang berlangsung di sekitar pemilihan pengurus PSSI dan dalam hubungan ini kasus pemilihan pengurus PSSI akan dibicarakan dalam pertemuan Komite Asosiasi FIFA mendatang, yang akan diadakan pada tanggal 01 Maret 2011.
Kami mengucapkan terimakasih atas perhatian anda terhadap penjelasan diatas, dan agar memberitahukan kami bilamana ada perkembangan.
Hormat Kami,
FIFA
ttd
Jerome Valcke
Sekretaris Jenderal
Surat tersebut ditembuskan kepada President Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) Mohammed bin Hammam.

No comments:

Post a Comment